Minggu, 29 Juli 2018

CANDI SAMBISARI NAN ELOK BERSERI

Hai kawan-kawan sebangsa dan setanah air Indonesia, salam jumpa lagi...

Perjalanan kali ini, kita sampai di CANDI SAMBISARI, KALASAN, YOGYAKARTA. Dari arah kota Yogyakarta ke timur, 4 KM sebelum Candi Prambanan. 

Candi Sambisari berada di cekungan
Setelah makan SOTO BATOK Kalasan, kami menyempatkan diri mampir ke candi ini. Candi Sambisari memang tidak sebesar Candi Prambanan. Candi ini sekilas tampak berada di cekungan, diduga candi ini sempat terpendam lama setelah erupsi Merapi yang dasyat ratusan tahun yang lalu. 

Candi Sambisari berada di wilayah Dukuh Sambisari, Kalasan. Candi ini awalnya ditemukan pada tahun 1966 oleh seorang petani yang bekerja menggarap sawah milik Bapak Karyowinangun. Mungkin waktu itu, sang petani sedang mencangkul gitu ya gaes, lalu tiba-tiba 'clang..!!' cangkul nyangkut pada sebuah batu yang ternyata adalah bagian dari sebuah candi. 

Berita penemuan itu sampai ke telinga petugas kantor purbakala di Prambanan. Maka lokasi tersebut diamankan untuk keperluan rekonstruksi candi. Mungkin sang petani tersebut melapor ke pemilik tanah dan pemilik tanah melapor ke pak lurah dan sebagainya. Bisa dibayangkan, jika kejadian itu terjadi saat ini, so pasti akan jadi VIRAL di instagram dan sebagainya. Mungkin si petani pun jadi beken gara-gara selfy...wkwkwkwk....siapa tau yekan.... 

Pada tahun 1987 candi ini selesai direkonstruksi. Hasil rekonstruksi menunjukkan bahwa CANDI SAMBISARI merupakan candi abad ke-9. Tua betul ya! Abad ke-9 berarti tahun delapan ratus sekian gitu ya gaes. So pasti nenek buyut saya pun belum lahir tuh! He he he hee..

Cocok untuk olahraga keluarga
CANDI SAMBISARI sangat menarik lho kawan-kawan! Ukurannya sedang, tidak terlalu besar, sangat sesuai untuk rekreasi keluarga, terutama keluarga muda yang anak-anaknya masih kecil. Selain wisata budaya, di candi ini kita bisa sekalian latihan otot jantung dan paru-paru karena kontur tanahnya yang naik turun. 

Lokasi seputar candi cukup teduh dengan pepohonan yang merata ke segala penjuru. Di kompleks candi juga disediakan beberapa gasebo kayu yang indah, cukup kokoh dan nyaman untuk digunakan oleh 8 hingga 10 orang sambil duduk menikmati pemandangan dan angin yang kadang bikin ngantuk xixixixi....

Tiket masuk sangat terjangkau kantong anak kos-kosan, cukup 5000 rupiah saja untuk wisatawan lokal dan 10.000 rupiah untuk wisatawan mancanegara. Parkir roda dua-2000 rupiah, mobil-5000 rupiah, bis-15.000 rupiah, pesawat parkir di bandara saja yaaa...wkwk.. 

Dijamin MURAH, MERIAH, SEHAT dan MEMPERKAYA WAWASAN SEJARAH..!!! 

Candi yang cantik bersudut-sudut
Anne - Embun menikmati candi



Papan Nama saja
Tertera berapa biaya masuknya

Orisinil-karcis parkir wkwk..


    

Tidak ada komentar:

Posting Komentar